Apa itu Web 2.0?

Rupanya definisi sederhana Web2.0 saya tidak disukai oleh salah satu pembaca blog ini. “Pengertian sederhana Web2.0 adalah: user bisa berbuat apa saja di browser tanpa (pertama) harus memiliki keahlian seorang desainer web dan programmer web, dan (kedua) melakukan aktivitas online — bukan sekadar membaca,” tulis saya di Pengajian Dotcomers. Salah satu pembaca blog ini kemudian protes: “Hah. Really? Maybe you all should read more and learn more. No wonder most of you are just clueless. Hm. No wonder most of Indonesian dotcomers sucks.”

Untungnya beliau kemudian menyarankan: Did you all ever heard “User generated contents?” and “Mash-up Participation”? Read more people. There are lots of stuffs to read on the web. Get your definition right first, then join the Web 2.0 revolution. Kemudian beliau mendoakan: “I’ll be waiting for you there. Wish you all the best”.

Alhamdulillah. Saya senang ada yang penuh perhatian terhadap hal ini dan mendoakan para dotcomers Indonesia agar bisa bergabung ke revolusi Web2.0.

Dari berbagai info yang saya ikuti selama ini, definisi Web2.0 sebenarnya masih belum baku. Sudah terlalu banyak diskusi untuk mendefinisikan mahluk ini. Ada versi programmer, versi marketer, dan versi lain. Kalau Anda tanya programmer apa itu Web2.0, mereka bicara panjang lebar dan kemudian merujuk pada Ajax dan Web Services. Bagi marketer, web2.0 hanyalah sebuah buzzword dari makin beragamnya user experience. Bagi mereka yang anti-Microsoft, itu bermakna mengganti desktop sebagai computing platform.

Secara konsep dan teknis, jika ingin lebih ditil mengenai Web2.0, silahkan baca di O’Reilly. O’Reilly Media, yang berkolaborasi dengan MediaLive International, memperkenalkan istilah itu untuk generasi kedua servis berbasis Internet seperti situs jaringan sosial (seperti Friendster), Wikis, communications Tools dan folskonomies.

Bagi masyarakat umum, bisa jadi penjelasan itu terlalu rumit. Maka saya senang ketika Ouriel mendefinisikan Web2.0 . “Web2.0= Web1.0 + Web1.0,” katanya. Jika Web1.0 adalah mengenai diri kita sendiri, maka Web2.0 adalah mengenai saling interaksi antara diri kita sendiri dan orang lain.

Saya makin senang tatkala September lalu Majalah Information Week memberi definisi yang mengena. Web 2.0 is all the Web sites out there that get their value from the actions of users. Aksi user yang seperti apa? Ini contohnya:
– Wikipedia, ensiklopedia yang ditulis dan diedit oleh users.
– Technocrati — mesin pencari blog yang meranking blog berdasarkan seberapa banyak link sebuah blog ke blog lain.
– Flickr — situs di mana suser bisa mengirim dan membagi gambar.

Jadi kuncinya adalah keterlibatan user. Karena itu, Steve Rubel lebih luas lagi mendefinisikan Web2.0. Menurut dia, banyak media tradisional yang telah memenuhi syarat Web2.0. Mereka memberikan value yang sama melalui komentar dan trackbacks di blog. Bahkan lebih jauh lagi ia mengatakan, semangat Web2.0 sudah diterapkan oleh banyak website teknologi yang menyediakan forum selama bertahun-tahun lalu.

Saya sendiri melihat, bahwa semua itu bisa terjadi jika user terbodoh bisa melakukan aksi di Internet, bukan hanya membaca halaman-halaman web. Aksi user hanya bisa terjadi jika semuanya mudah. Mau komentar mudah. Mau bikin blog mudah. Mau jadi member dan menambah teman di Friendster mudah. Anda tidak perlu ngerti programming atau web desin untuk melakukan itu semua. Anda bisa berbuat sesuatu di Internet, beraksi, meski Anda tak memikiki pemahaman teknis. Jika Web1.0 adalah dunianya web programmer dan web designer, maka Web2.0 adalah dunianya user. Karena itulah, user bisa membuat content, yang menghasilkan istilah user generated content. Dari cara berpikir itulah maka muncul statemen saya, pengertian sederhana Web2.0 adalah seperti di atas.

Bagaimana menurut Anda?

by nukman@gmail.com


  1. Mo koment tapi malah bingung….
    hehehehe… eniwei, nice article… ^_^

  2. Ozdie

    are you a holy shit man???

  3. Ozdie

    just kidding, this was a good article… such a good information…

  4. ida

    ga’ ngerti
    bahasa kurang menarik, jadi bingung??????????????????

  5. isnaldi

    tolong jelasin dong…
    bagai mana mendfatar atau membuat web gratis dan yang berbayar di internet…
    dan ada resiko nggak antara keduanya?
    mohon dijelaskan ya…

  6. Thx infonya. sangat bermanfaat +1




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • Calender

    Maret 2007
    M S S R K J S
        Apr »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • RSS Detik-inet

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • udah diintip

    • 409,307 kali

%d blogger menyukai ini: